Breaking News
Home / Article / Gagalnya Sistem Pendelegasian Tugas dan Wewenang

Gagalnya Sistem Pendelegasian Tugas dan Wewenang

Gagalnya Sistem Pendelegasian Tugas dan Wewenang
Ini berlaku pada semua bidang bisnis, masih banyak Owner yang tidak memahami manajement pengelolaan SDM. Awalnya mereka membangun usaha, lalu berkembang, lalu mencari karyawan. Sayangnya mereka tidak bisa mendelegasikan tugas dan wewenang ke bawahannya. Maka akhirnya pengangkatan karyawan itu tidak berfungsi. Melainkan hanya sebatas menjadi teman ngobrol saja. Atau teman untuk dimarahi…wew parah…!!! Bagaimana tidak parah. Perusahaan selalu tergantung pada si bos. Kalau si bos tidak ada ya perusahaan tidak jalan. Karena anak buah tidak diberi wewenang yang jelas.

Juga tidak pernah ditatar. Kalau seperti itu untuk apa mengangkat karyawan. Jadi kalau mengangkat karyawan atau memperkerjakan seseorang, harus diberikan tugas dan wewenang yang jelas. Pastikan ketika anda sedang ada urusan lain usaha anda masih tetap berjalan karena ada bawahan anda yang menjalankannya. Anda tinggal menangani urusan – urusan yang bersifat rahasia dan vital saja. Gagalnya Pendelegasian tugas dan wewenang dalam perusahaan selain owner yang tidak percaya pada orang lain juga bisa diakibatkan oleh gagalnya membangun iklim kerja yang nyaman.

Kalau anda mengingnkan karyawan anda loyal dan bisa bekerja maksimal dengan penuh tanggungjawab, maka anda harus menciptakan iklim kerja seperti nuansa dalam kehidupan rumah tangga. Sebagai bos anda tidak boleh kaku. Tidak boleh pelit. Anda harus gemar memberikan bonus. Bonus tidak selalu berupa materi. Tetapi ucapan selamat pun juga termasuk bonus. Buatlah anda akrab dengan semua karyawan anda. Seperti keakraban hubungan dalam keluarga. Lihat dalam keluarga ada ayah, ibu, anan, nenek. Meskipun hubungan akrab tetapi fungsi jelas. Tidak pernah terbalik.

Buatlah karyawan anda merasa memiliki usaha anda. Merasa dia bagian dari perusahaan anda. Sehingga maju mundurnya usaha tersebut menyangkut kelangsungan hidup mereka juga. Jangan sampai di otak karyawan anda tertanam pemikiran “untuk apa bekerja lebih, toh yang kaya ya hanya bos saja” Jelasnya, ketika anda menginginkan karyawan anda bisa bekerja secara optimal maka anda harus memberikan hak mereka dan memperlakukan mereka seperti teman. Akrab namun dengan tetap memiliki ketegasan.

About noppi

matrixpulsa Developer & CEO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *